Pasaman, Banjir yang terjadi pada Selasa (24/4) malam di Kampung Salamat, Jorong Air Hangat, Nagari Tanjung Betung, Kecamatan Rao Selatan, Kabupaten Pasaman disebabkan gorong-gorong yang tersumbat.
"Gorong-gorong yang tersumbat kemudian mengakibatkan Sungai Mapan meluap," ujar Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasaman M Nasir di Lubuk Sikaping, Rabu (25/4)
Menurut dia, gorong-gorong yang tersumbat pada saat hujan lebat membuat aliran air tidak lancar dan meluap hingga ke pemukiman masyarakat.
Dia menyebutkan, gorong-gorong yang tersumbat itu berdiameter satu meter dengan panjang sekitar 10 meter dan melintasi jalan negara.
Untuk mengantisipasi kembali terjadinya hal serupa, dia meminta masyarakat menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah di sembarang tempat. "Apalagi ke aliran sungai," ujar dia.
Selain itu, juga harus dilakukan pembenahan terhadap gorong-gorong yang tersumbat. "Gorong-gorong harus diperlebar 2,5 meter dengan tinggi dua meter, sehingga air Sungai Mapan dapat mengalir dengan lancar," katanya.
Dia menambahkan, di sekitar gorong-gorong itu juga harus dipasang beronjong untuk menghambat luapan air ke perumahan penduduk seperti yang dilakukan di Sungai Aia Manih di Rao Selatan.
![]() | Visitors Online | 39 |
![]() | Hits | 4683750 |
![]() | Today | 1158 |
![]() | Yesterday | 5546 |
![]() | This week | 12535 |
![]() | This month | 99263 |
![]() | All days | 796631 |