Lb Sikaping, Pelayanan prima kepada masyarakat dilakukan aparat kecamatan Lubuk Sikaping
dalam pendistribusian E-KTP di ibu kota Kabupaten Pasaman. Sebanyak 10 ribu
lebih E-KTP yang sudah sampai dari Dirjend Kemendagri, diantarkan lansung pihak
kecamatan ke Nagari dan Jorong.
“Kita ingin membantu masyarakat. Selain hemat ongkos menjemput E-KTP ke
kantor camat, sekaligus efisien soal waktu dan yang lebih penting hari kerja
masyarakat tidak terganggu hanya untuk menjemput KTP-nya,” terang Devi Alfriani
Azhar, SIP, Camat Lubuk Sikaping.
Hal tersebut disampaikan Devi kepada wartawan di ruang Humas Pemkab
Pasaman, Jumat (7/9). Menurutnya dalam peenyerahan KTP warga yang telah siap cetak kepada wali nagari
didasari dengan surat perjanjian antara wali nagari dengan Camat. Selanjutnya
Wali Nagari akan memberikan seluruh KTP yang selesai cetak tersebut kepada
jorong yang juga diikat dengan surat perjanjian.
Selanjutnya,
urai Devi, yang didampingi Kabag Humas Budhi Hermawan, kepala
jorong akan membagikan KTP tersebut kepada masyarakat dengan dibuktikan
tanda
terima dari yang bersangkutan. Namun walaupun demikian, sesuai dengan
prosedur setiap pengambilan KTP harus dengan melakukan sidik jari,
maka dengan kepiawaiannya Devi
Alfriani menginstrusikan kepada bawahannya untuk mengatur jadwal sidik
jari
bagi masyarakat yang telah dibagikan KTP nya.
Hal ini dilakukan, karena dalam tahap awal pemberian KTP, terjadi ketidak
efesienan waktu dan tenaga yang dialami pegawainya dalam pemberian KTP kepada
masyarakat. Begitu juga dengan waktu masyarakat yang tersita.
“Kalau masyarakat dalam sehari ada yang datang sekitar 1000, sementara
jumlah pegawai kantor camat yang sedikit, saya yakin waktu pegawai habis untuk
urusan KTP saja,”ulas Devi.
Oleh karena itu saya mengambil kebijakan, dalam pendistribusian KTP
langsung oleh jorong, sementara untuk sidik jari bagi setiap masyarakat yang
KTPnya sudah selesai akan dilakukan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan,
tegas Devi.
Lebih lanjut dikatakan, sampai saat ini khusus untuk kecamatan Lubuk
sikaping dari sekitar 29 ribu penduduk, sekitar 10 ribu KTP sudah siap.
Sementara jika dilihat dari tingkat kesalahan, menurut Devi tidak sampai 0,5 %.
Jika dihitung dari 100 KTP yang selesai hanya 1 yang mengalami kesalahan.
Dijelaskan juga, jika ada KTP masyarakat yang mengalami kesalahan,
diharapkan untuk melapor ke kantor camat seterusnya pihak kecamatan akan
meneruskan ke Kantor Capil, guna diperbaiki sebagaimana mestinya.
Pihaknya juga optimis, program E-KTP di Kecamatan Lubuk Sikaping tuntas
Desember 2012. Di 2013 warga Lubuk Sikaping siap beraktifitas dengan KTP
elektronik baru. (----