Pasaman, Pemerintah Kabupaten Pasaman belum menentukan besaran bantuan honor
para guru MDA/TPQ/TPSQ untuk tahun ini karena jumlah tenaga pengajar di
lembaga-lembaga tersebut masih dalam klarifikasi.
"Pada tahun ini LPTQ Pasaman melakukan klarifikasi data dan tipe MDA/TPQ
untuk membedakan pemberian honor para gurunya," kata pimpinan rapat kerja
Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kabupaten Pasaman Syamsurizal pada
rapat LPTQ di Lubuk Sikaping, Kamis (26/4).
Hingga kini belum semua kecamatan melaporkan hasil klarifikasi dan validasi
data para guru MDA/TPQ/TPSQ, ujarnya.
Dari seluruh kecamatan di Kabupaten Pasaman, kata dia, baru 10 yang sudah
melaporkan melalui Bidang Kesra Pemkab Pasaman, di antaranya Kecamatan Bonjol,
Lubuk Sikaping, Panti, Rao Selatan, Padang Gelugur, Mapattunggul, Mapattunggul
Selatan, Tigo Nagari, Rao Utara, dan Simpang Alahan Mati.
Sedangkan bantuan honor guru MDA/TPQ/TPSQ pada 2011 sudah diberikan kepada
1.164 orang guru yang diserahkan dalam dua tahap.
"Tahap pertama diserahkan pada Juni, sedangkan tahap kedua pada November
2011," kata Syamsurizal.
Masing-masing guru mendapatkan Rp 850.000, ujar dia.
Sementara itu, Bupati Pasaman Benny Utama meminta seluruh pihak terkait agar
dapat meningkatan kualitas belajar dan mengajar di MDA/TPQ supaya para santri
memiliki kemampuan sesuai harapan.
"Setiap tempat pendidikan Al Quran jangan sampai lengang," kata
bupati.
Selain itu, bupati juga meminta agar masyarakat dapat merealisasikan program
magrib mengaji seperti yang sudah dicanangkan Kementerian Agama RI.
Kalau hal tersebut dapat terealisasi di setiap daerah, kata dia, diyakini
pendidikan Al Quran dapat berkembang dengan baik.
![]() | Visitors Online | 10 |
![]() | Hits | 4104623 |
![]() | Today | 221 |
![]() | Yesterday | 1575 |
![]() | This week | 13665 |
![]() | This month | 51954 |
![]() | All days | 682351 |