Lubuksikaping, Usaha
kerupuk lele Kelompok Usaha Peningkatan Keluarga Sejahtera (UPPKS) Duku II
Jorong Bahagia Nagari Panti Kecamatan Panti berhasil meraih juara I pada lomba
UPPKS tingkat Sumatera Barat.
Dengan demikian, UPPKS Duku Panti berhasil
mewakili Sumbar pada lomba yang sama tingkat nasional tahun ini.
Sebelumnya, beberapa waktu lalu, tim penilai dari
Propinsi Sumbar telah melakukan kunjungan untuk melakukan penilaian dalam
seleksi UPPKS tingkat Sumbar.
Saat pembinaan, usaha kerupuk lele Duku II menjadi
salah satu kelompok binaan Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana
(BPPKB) Kabupaten Pasaman dan termasuk lima
terbaik dari UPPKS di Sumbar.
Menurut Sekretaris Daerah Kabupaten Pasaman,
Syamsurizal, Rabu (16/5) di Lubuksikaping, ada beberapa penilaian yang
dilakukan oleh tim dalam melakukan penilaian. Di antaranya, status kelompok
yang meliputi profil, kelengkapan administrasi dan dinamika kelompok.
Selain itu, dilakukan penilaian terhadap keadaan
usaha kelompok, seperti bentuk usaha dan teknis pemasaran.
"Kondisi pendukung dalam pengembangan
kelompok juga perlu diperhatikan seperti bahan-bahan/peralatan serta
penghargaan yang pernah diterima," ujarnya.
Sementara itu, ketua UPPKS Duku II Nurlan,
menceritakan, usaha kerupuk lele yang mereka buat baru berdiri sejak Januari
2011 dengan keanggotaan sebanyak 9 orang.
“Awalnya, kami merasa penjualan lele mentah saat
panen tiba terlalu rendah, berkisar Rp8 ribu saja. Akhirnya timbul ide, ikan
lele mentah harus diolah terlebih dahulu sebelum dijual ke pasaran,” tutur
Nurlan.
Olahan ikan lele itu, kata Nurlan, diolah jadi
keripik dan hasilnya satu kilogram ikan bisa terjual seharga Rp 30 ribu.
“Usaha ini kami mulai dengan dana serba terbatas
dan juga dari sumbangan anggota sebanyak Rp 10 ribu per bulan dan bantuan BPPKB
Pasaman sebesar Rp 5 juta,” jelasnya.
Berkat komitmen bersama dalam pengembangan usaha
tersebut, akhirnya modal yang dimiliki capai Rp50 juta. Sebagiannya bantuan
alat produksi dari Dinas perikanan dan pertanian Kabupaten Pasaman dengan total
Rp 26,216 juta.
Selain Kerupuk lele, UPPKS Duku II juga membuat
kerupuk sirip lele, keripik ubi, tongkol lele dan lele asap. Sekarang, seluruh
hasil produksi yang siap dipasarkan sudah memiliki kemasan lengkap dengan merk.
![]() | Visitors Online | 18 |
![]() | Hits | 4080895 |
![]() | Today | 1204 |
![]() | Yesterday | 1307 |
![]() | This week | 6858 |
![]() | This month | 47424 |
![]() | All days | 677821 |