UPPKS Duku II Wakili Sumbar ke Tingkat Nasional

Kamis, 17 Mei 2012 00:55:08 - oleh : admin
Rating: 5.7/10 (6 votes cast)

Lubuksikaping,  Usaha kerupuk lele Kelompok Usaha Peningkatan Keluarga Sejahtera (UPPKS) Duku II Jorong Bahagia Nagari Panti Kecamatan Panti berhasil meraih juara I pada lomba UPPKS tingkat Sumatera Barat. 

Dengan demikian, UPPKS Duku Panti berhasil mewakili Sumbar pada lomba yang sama tingkat nasional tahun ini. 

Sebelumnya, beberapa waktu lalu, tim penilai dari Propinsi Sumbar telah melakukan kunjungan untuk melakukan penilaian dalam seleksi UPPKS tingkat Sumbar. 

Saat pembinaan, usaha kerupuk lele Duku II menjadi salah satu kelompok binaan Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPPKB) Kabupaten Pasaman dan termasuk lima terbaik dari UPPKS di Sumbar. 

Menurut Sekretaris Daerah Kabupaten Pasaman, Syamsurizal, Rabu (16/5) di Lubuksikaping, ada beberapa penilaian yang dilakukan oleh tim dalam melakukan penilaian. Di antaranya, status kelompok yang meliputi profil, kelengkapan administrasi dan dinamika kelompok. 

Selain itu, dilakukan penilaian terhadap keadaan usaha kelompok, seperti bentuk usaha dan teknis pemasaran. 

"Kondisi pendukung dalam pengembangan kelompok juga perlu diperhatikan seperti bahan-bahan/peralatan serta penghargaan yang pernah diterima," ujarnya. 

Sementara itu, ketua UPPKS Duku II Nurlan, menceritakan, usaha kerupuk lele yang mereka buat baru berdiri sejak Januari 2011 dengan keanggotaan sebanyak 9 orang. 

“Awalnya, kami merasa penjualan lele mentah saat panen tiba terlalu rendah, berkisar Rp8 ribu saja. Akhirnya timbul ide, ikan lele mentah harus diolah terlebih dahulu sebelum dijual ke pasaran,” tutur Nurlan. 

Olahan ikan lele itu, kata Nurlan, diolah jadi keripik dan hasilnya satu kilogram ikan bisa terjual seharga Rp 30 ribu. 

“Usaha ini kami mulai dengan dana serba terbatas dan juga dari sumbangan anggota sebanyak Rp 10 ribu per bulan dan bantuan BPPKB Pasaman sebesar Rp 5 juta,” jelasnya. 

Berkat komitmen bersama dalam pengembangan usaha tersebut, akhirnya modal yang dimiliki capai Rp50 juta. Sebagiannya bantuan alat produksi dari Dinas perikanan dan pertanian Kabupaten Pasaman dengan total Rp 26,216 juta. 

Selain Kerupuk lele, UPPKS Duku II juga membuat kerupuk sirip lele, keripik ubi, tongkol lele dan lele asap. Sekarang, seluruh hasil produksi yang siap dipasarkan sudah memiliki kemasan lengkap dengan merk.

Berita "Pertanian, Perkebunan, Perikanan , Peternakan" Lainnya

Statistik Situs

mod_visit_counterVisitors Online18
mod_visit_counterHits4080895
mod_visit_counterToday1204
mod_visit_counterYesterday1307
mod_visit_counterThis week6858
mod_visit_counterThis month47424
mod_visit_counterAll days677821

Jejak Pendapat

Menurut Anda, Sektor mana yang perlu diprioritaskan pembangunannya di Kab. Pasaman Periode 2011-2015 ?



 

.