Buka Musrenbang di Padang Gelugur, Bupati Welly Suhery Instruksikan Penajaman Usulan Prioritas Nagari
.
Pasaman, Diskominfo, 10/02/26
Guna menampung aspirasi masyarakat terhadap arah pembangunan daerah, Bupati Pasaman Welly Suhery membuka secara resmi Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD dan Rembuk Stunting tingkat Kecamatan Padang Gelugur di aula kantor camat setempat.
Kegiatan strategis ini dihadiri langsung oleh Bupati Pasaman Welly Suhery, Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat Fraksi Partai Nasdem Salamat Simamora, para Asisten, sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kepala Bappeda Silfia Evayanti, Camat se-Kabupaten Pasaman, serta jajaran Wali Nagari se-Kecamatan Padang Gelugur. Turut hadir unsur KUA, kepala sekolah, tokoh masyarakat, niniak mamak, bundo kanduang, dan alim ulama.
Kepala Bappeda Pasaman, Silfia Evayanti, dalam laporannya menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan yang dijadwalkan berlangsung hingga 12 Februari 2026 ini dipusatkan untuk merumuskan usulan pembangunan prioritas tahun anggaran 2027. Musrenbang ini menjadi forum penyelarasan dan klarifikasi atas daftar usulan nagari agar terintegrasi dengan prioritas pembangunan daerah di wilayah kecamatan.
"Usulan kegiatan yang tertuang dalam Daftar Usulan (DU) RKP Nagari harus sesuai dengan sasaran prioritas pembangunan. Kami juga melakukan pengelompokan kegiatan berdasarkan tugas dan fungsi masing-masing Perangkat Daerah," terang Silfia. Ia menambahkan bahwa peserta forum melibatkan unsur pemerintah kecamatan, anggota DPRD dari daerah pemilihan terkait, serta delegasi nagari yang terdiri dari unsur masyarakat dan pemerintah nagari.
Dalam arahannya, Bupati Welly Suhery menegaskan bahwa Musrenbang bukan sekadar rutinitas administratif tahunan, melainkan wadah kedaulatan bagi masyarakat untuk berpartisipasi menentukan masa depan daerah. Beliau menginstruksikan agar forum ini secara cermat merumuskan usulan prioritas yang merupakan akumulasi dari Daftar Usulan Rencana Kerja Pemerintah (DURKP) Nagari.
"Melalui Musrenbang ini, kita harus mampu menyaring usulan yang benar-benar memberikan dampak luas bagi masyarakat. Mengingat keterbatasan sumber daya yang ada, penentuan skala prioritas menjadi kunci agar pembangunan tepat sasaran dan memberikan manfaat maksimal," ujar Bupati.
Lebih lanjut, Bupati menyampaikan komitmen pemerintah daerah untuk terus mengembangkan potensi lokal di bidang pertanian, perkebunan, pariwisata, hingga energi panas bumi. Integrasi antara usulan masyarakat dan program unggulan daerah diharapkan dapat mempercepat perwujudan visi Pasaman yang lebih baik. Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi aktif dalam proses perencanaan pembangunan ini. (Tim Liputan Diskominfo)