Gubernur Lantik Welly Suhery dan Parulian Dalimunthe, Pasaman Resmi Miliki Nahkoda Baru
*pasamankab.go.id
Padang, Diskominfo Pasaman – Setelah melalui proses yang panjang, Welly Suhery, S.T., dan Parulian Dalimunthe resmi dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Pasaman periode 2025-2030. Pelantikan dilakukan oleh Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansyarullah, atas nama Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, di Auditorium Gubernuran, Padang, pada Jumat, 30 Mei 2025. Dengan pelantikan ini, seluruh kepala daerah hasil Pilkada serentak 2024 di Sumatera Barat, termasuk gubernur dan wakil gubernur, telah tuntas dilantik. Kabupaten Pasaman kini secara resmi dipimpin oleh "Nahkoda" baru untuk lima tahun ke depan.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Pasaman, Budhi Hermawan, menjelaskan bahwa Kabupaten Pasaman menjadi daerah terakhir yang dilantik kepala daerahnya di Sumatera Barat. "Ya benar, Bupati Pasaman merupakan kepala daerah yang terakhir dilantik di Sumbar, karena Pilkada Pasaman harus melalui tahap Pemilihan Suara Ulang (PSU) yang dilaksanakan 27 Februari 2025 lalu," ujar Budhi.
Dalam arahannya usai pelantikan, Gubernur Mahyeldi Ansyarullah menekankan pentingnya kepemimpinan yang mengedepankan tanggung jawab, inovasi, dan kolaborasi demi kemajuan serta kesejahteraan masyarakat Pasaman. “Atas nama Pemerintah Provinsi dan masyarakat Sumatera Barat, saya mengucapkan selamat kepada Welly Suhery dan Parulian. Amanah yang telah diberikan rakyat adalah tanggung jawab besar. Jalankanlah itu dengan sebaik-baiknya untuk kemajuan Kabupaten Pasaman,” pesan Gubernur Mahyeldi.
Lebih lanjut, Gubernur berpesan agar Bupati dan Wakil Bupati Pasaman segera menyelaraskan visi dan misi pembangunan Pasaman dengan program Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan Pemerintah Pusat. Hal ini penting agar pelaksanaan pembangunan dapat berjalan secara sinergis dan optimal. “Kepemimpinan yang solid lahir dari komunikasi yang baik. Perkuat koordinasi dari pusat hingga daerah, jalin sinergi dengan semua pihak, termasuk DPRD, Forkopimda, tokoh masyarakat, dan unsur lainnya,” tegas Mahyeldi. Ia juga mengingatkan tentang Dwi Tunggal yang saling melengkapi dan pentingnya teamwork yang solid. "Selaraskan program daerah dengan arah pembangunan provinsi dan nasional. Potensi yang dimiliki Pasaman sangat besar, manfaatkan itu secara optimal untuk kesejahteraan masyarakat,” tambahnya. Gubernur juga menyoroti prioritas pembukaan akses transportasi, seperti jalan ke 50 Kota via Bonjol, Mapattunggul-Riau, dan Rao Utara ke Kabupaten Padang Lawas, Sumatera Utara, serta berpesan untuk menjadikan Pasaman sebagai "negeri yang aman dan nyaman."
Pada kesempatan yang sama, turut dilaksanakan pelantikan Ketua Tim Penggerak PKK, Ketua Tim Pembina Posyandu, dan Ketua Dekranasda Kabupaten Pasaman yang baru. Gubernur Mahyeldi menyampaikan bahwa ketiga lembaga tersebut memiliki peran strategis dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga, derajat kesehatan masyarakat, serta mengembangkan sektor kerajinan dan industri kreatif daerah.
Acara pelantikan ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk mantan Bupati Pasaman dua periode yang saat ini menjabat sebagai anggota DPR RI, Benny Utama, perwakilan unsur Forkopimda baik di tingkat Provinsi Sumatera Barat maupun Kabupaten Pasaman. Hadir pula Pj. Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat, Yozawardi Usama Putra, sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemprov Sumbar, tokoh masyarakat Pasaman, serta para pengurus dan anggota organisasi TP-PKK, Posyandu, dan Dekranasda Provinsi dan Kabupaten Pasaman.