Momen HUT ke-80 Pasaman, Bupati Welly Suhery Buka Lomba Lantunan Sholawat Nariyah
panitia acara HUT menggelar Lomba Sholawat Nariyah se-Kecamatan Lubuk Sikaping, Kamis (9/10/2025), di panggung utama HUT ke 80 di GOR Tuanku Rao, Lubuk Sikaping
Pasaman, Diskominfo, 9/10/2025 - Berbagai lomba dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasaman dalam memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80, salah satunya lagi panitia acara HUT menggelar Lomba Sholawat Nariyah se-Kecamatan Lubuk Sikaping, Kamis (9/10/2025), di panggung utama HUT ke 80 di GOR Tuanku Rao, Lubuk Sikaping.
Kegiatan yang sarat nuansa religius ini dibuka secara resmi oleh Bupati Pasaman, Welly Suhery, dan dihadiri oleh Wakil Bupati Pasaman, Kepala OPD, Pembina dan Ketua Wirid Kaum Hawa Masjid Al-Muttaqin beserta anggota, Dewan Juri, serta ratusan peserta lomba.
Bupati Pasaman Welly Suhery dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian penting dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Pasaman yang tidak hanya berfokus pada kemeriahan, tetapi juga pada penguatan nilai-nilai spiritual, moral, dan sosial masyarakat.
Ia juga menyampaikan, Peringatan Hari Jadi Kabupaten Pasaman kali ini bukan hanya momen perayaan, tetapi juga sarana memperkuat kebersamaan dan menumbuhkan semangat persatuan dalam membangun daerah. Kata Welly Suhery.
Bupati menegaskan bahwa kemajuan Pasaman tidak hanya diukur dari pembangunan fisik dan ekonomi, tetapi juga dari keteguhan moral, kedalaman nilai religius, serta kekuatan karakter dan budaya masyarakatnya.
Welly Suhery menilai, nilai-nilai inilah yang menjadi fondasi bagi kemajuan daerah yang sejahtera lahir dan batin.
“Pembangunan sejati harus melahirkan masyarakat yang sejahtera lahir dan batin.
Oleh karena itu, menurut Welly Suhery, Pemerintah Kabupaten Paaman akan terus mendorong tumbuhnya berbagai kegiatan keagamaan, sosial, pendidikan, dan kemasyarakatan sebagai bagian dari upaya membangun sumber daya manusia Pasaman,” lanjutnya.
Bupati juga mengapresiasi seluruh panitia, peserta, dan pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan kegiatan ini. Menurutnya, Lomba Sholawat Nariyah menjadi wujud nyata komitmen bersama untuk memperkuat dan memperkaya nilai-nilai kebaikan di tengah masyarakat.
“Saya berharap kegiatan ini tidak berhenti sampai di sini, tetapi dapat berlanjut dan menjadi inspirasi bagi tumbuhnya kegiatan positif lainnya di seluruh nagari,” kata Welly Suhery.
Ia mengajak seluruh peserta untuk mengikuti lomba dengan semangat, keikhlasan, dan kebersamaan. Menang, menurutnya, bukanlah tujuan utama, karena makna tertinggi dari kegiatan ini adalah memupuk persatuan, kekompakan, serta kecintaan terhadap nilai-nilai keagamaan dan sosial yang menjadi teladan dalam kehidupan bermasyarakat.
Di akhir sambutannya, Bupati mengajak seluruh masyarakat menjadikan kegiatan Lomba Sholawat Nariyah sebagai wadah memperkuat tekad bersama membangun “Pasaman Bangkit” yang berkarakter, religius, dan berkelanjutan.
“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, kegiatan Lomba Sholawat Nariyah ini secara resmi saya nyatakan dibuka. Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat, keberkahan, dan kedamaian bagi kita semua,” kata Welly Suhery. (Tim Liputan Kominfo)