Bupati Welly Tinjau Nagari Alahan Mati Wakili Pasaman Penilaian PKK Tingkat Provinsi Sumbar
.
Pasaman, Sumatera Barat
Nagari Alahan Mati, Kecamatan Simpang Alahan Mati (Simpati), resmi ditunjuk mewakili Kabupaten Pasaman dalam Penilaian Gerakan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Tingkat Provinsi Sumatera Barat Tahun 2026.
Menjelang pelaksanaan penilaian, Bupati Pasaman Welly Suhery bersama Wakil Bupati H. Parulian melakukan kunjungan langsung guna meninjau kesiapan nagari tersebut, Kamis (11/6/2026).
Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pasaman, Lusi Welly, mengatakan bahwa Nagari Alahan Mati sebelumnya telah ditetapkan sebagai nagari berprestasi tingkat kabupaten dan dipercaya menjadi wakil Pasaman pada ajang tingkat provinsi tahun ini.
Menurutnya, Tim Penilai dari TP-PKK Provinsi Sumatera Barat akan dilakukan langsung oleh TP-PKK Sumatra Barat Ny. Dianita Maulin Vasko beserta rombongan. Tim ini sesuai jadwal akan melakukan verifikasi lapangan pada Senin, 15 Juni 2026 sebagai bagian dari penilaian terhadap pelaksanaan 10 Program Pokok PKK.
“Seperti sebelumnya, kita berupaya mempertahankan prestasi yang telah diraih. Nagari Alahan Mati memiliki berbagai keunggulan yang menjadi nilai tambah, terutama tingginya partisipasi masyarakat dalam mendukung program pembangunan dan pemberdayaan keluarga,” ujar Lusi Welly.
Ia menjelaskan, sejumlah inovasi unggulan yang dimiliki Nagari Alahan Mati antara lain program ketahanan pangan, pendidikan masyarakat dengan adanya fasilitas peminjaman buku bergulir melalui perpustakaan nagari, pelayanan administrasi berbasis digital, pengelolaan BUMNag yang produktif, serta pengembangan usaha kerajinan masyarakat serta program ketahanan pangan lainnya.
“Selain inovasi yang terus berkembang, aktivitas PKK di nagari ini juga berjalan sangat aktif dengan dukungan penuh masyarakat. Hal ini menjadi salah satu kekuatan utama yang akan ditampilkan dalam penilaian nanti,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Pasaman Welly Suhery menyampaikan apresiasi atas kesiapan dan semangat masyarakat Nagari Alahan Mati dalam menghadapi penilaian tingkat provinsi.
“Saya bangga melihat sinergi yang terjalin antara pemerintah nagari, kader PKK, dan masyarakat. Kebersamaan seperti ini merupakan modal penting dalam meraih prestasi sekaligus memperkuat pembangunan di tingkat nagari,” ujar Welly.
Bupati juga meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk memberikan dukungan dan pembinaan secara maksimal agar persiapan menuju penilaian berjalan optimal.
Menurut Welly, keberhasilan Gerakan PKK memiliki peran strategis dalam mendukung visi Pemerintah Kabupaten Pasaman, yakni ‘Terwujudnya Pasaman Bangkit Berkarakter, Maju, dan Berkelanjutan’ sebagaimana tertuang dalam RPJMD Kabupaten Pasaman.
“Pencapaian visi daerah tidak dapat dilakukan oleh pemerintah semata. Dibutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, termasuk Gerakan PKK yang selama ini menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun masyarakat melalui pendekatan keluarga,” tegasnya.
Lebih lanjut, Bupati menekankan bahwa keluarga merupakan fondasi utama pembangunan daerah dan bangsa. Keluarga yang sehat, mandiri, produktif, dan harmonis akan melahirkan sumber daya manusia yang berkualitas sebagai modal utama pembangunan berkelanjutan.
Melalui implementasi 10 Program Pokok PKK, berbagai aspek kehidupan masyarakat dapat disentuh secara langsung, mulai dari penghayatan dan pengamalan Pancasila, gotong royong, pangan, sandang, perumahan, pendidikan, kesehatan, koperasi, pelestarian lingkungan hidup, hingga perencanaan sehat.
“Keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari kemampuan membangun keluarga yang tangguh, mandiri, dan sejahtera. Karena itu, penilaian ini bukan sekadar perlombaan, melainkan sarana evaluasi, pembinaan, dan motivasi untuk meningkatkan kualitas Gerakan PKK di Kabupaten Pasaman,” ungkapnya.
Bupati Welly menambahkan, Gerakan PKK juga memiliki kontribusi nyata dalam mendukung program nasional yang sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, khususnya dalam memperkuat ketahanan keluarga, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, menekan angka stunting, memberdayakan perempuan, memperkuat ketahanan pangan keluarga, serta mengembangkan ekonomi keluarga dan UMKM.
Kunjungan persiapan penilaian tersebut turut dihadiri Ketua TP-PKK Kabupaten Pasaman, Wakil Bupati Pasaman, Ketua GOW, jajaran kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pasaman, Camat Simpang Alahan Mati, serta para wali nagari se-Kecamatan Simpang Alahan Mati.
Pemerintah Kabupaten Pasaman menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pelaksanaan program PKK melalui penguatan kapasitas kader, sinergi lintas sektor, pemberdayaan ekonomi keluarga, pengembangan UMKM, peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, pendidikan, serta penguatan ketahanan pangan menuju terwujudnya keluarga yang sejahtera dan berkualitas. (Tim)