Wabup Parulian Tekankan Peran Camat sebagai Garda Terdepan Sukseskan Progul

Wabup Parulian Tekankan Peran Camat sebagai Garda Terdepan Sukseskan Progul

Pasaman, Sumatera Barat* 
Wakil Bupati (Wabup) Pasaman, H. Parulian, menegaskan bahwa camat memiliki peran strategis sebagai garda terdepan memastikan keberhasilan berbagai program unggulan Pemerintah Kabupaten Pasaman hingga ke tingkat nagari dan kejorongan.

Penegasan tersebut disampaikan Wabup saat membuka Rapat Koordinasi SIPAKAT (Forum Camat se-Kabupaten Pasaman) yang berlangsung di Kecamatan Rao, Jumat (26/6/2026).

Dalam arahannya, Wabup Parulian menyebutkan bahwa Rakor SIPAKAT bukan sekadar agenda koordinasi rutin, melainkan forum penting untuk menyamakan persepsi, memperkuat sinergi, dan membangun komitmen bersama dalam menjalankan pemerintahan serta percepatan pembangunan daerah.

"Seluruh perangkat daerah, kecamatan hingga nagari harus bergerak dalam satu irama untuk mewujudkan visi Pasaman Bangkit yang Berkarakter, Maju, dan Berkelanjutan," tegasnya.

Menurut Parulian, Pemerintah Kabupaten Pasaman saat ini memprioritaskan pembangunan pada sektor pendidikan dan pertanian sebagai fondasi peningkatan kualitas sumber daya manusia sekaligus penguatan ekonomi masyarakat.

Di sektor pendidikan, pemerintah menggulirkan Program Unggulan Seragam Sekolah Gratis sebagai bentuk keberpihakan kepada masyarakat. Program tersebut diharapkan mampu meringankan beban ekonomi keluarga, meningkatkan angka partisipasi sekolah, serta mencegah anak putus sekolah akibat keterbatasan biaya.

Untuk memastikan program berjalan optimal, Wabup Parulian meminta seluruh Camat memahami mekanisme pelaksanaan, menyosialisasikan informasi secara benar kepada masyarakat, membantu proses pendataan dan verifikasi calon penerima, serta mengidentifikasi anak-anak usia sekolah yang berisiko putus sekolah.

"Jangan sampai ada anak-anak Pasaman kehilangan kesempatan memperoleh pendidikan hanya karena keterbatasan ekonomi," ujarnya.

Selain pendidikan, Pemkab Pasaman juga terus memperkuat sektor pertanian melalui Program Pelayanan Bajak Sawah Gratis. Program tersebut ditujukan untuk menekan biaya produksi petani, meningkatkan luas tanam dan produktivitas, memperkuat ketahanan pangan daerah, serta meningkatkan kesejahteraan petani.

Parulian meminta para Camat menjadi motor penggerak dalam mengawal pelaksanaan program tersebut melalui koordinasi yang intensif dengan Dinas Pertanian, penyuluh pertanian lapangan, pemerintah nagari, dan kelompok tani agar bantuan benar-benar tepat sasaran.

Ia juga mengingatkan bahwa tugas Camat tidak hanya sebatas administrator pemerintahan, tetapi juga sebagai koordinator pembangunan, jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat, penggerak percepatan program prioritas, sekaligus problem solver terhadap berbagai persoalan yang muncul di tengah masyarakat.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan daerah hanya dapat diwujudkan melalui semangat kolaborasi dan kerja sama lintas sektor tanpa mengedepankan ego kelembagaan.

Mengakhiri sambutannya, Wakil Bupati mengajak seluruh peserta Rakor SIPAKAT menjadikan forum tersebut sebagai momentum memperkuat koordinasi dan menyatukan langkah demi mewujudkan Pasaman Bangkit yang Berkarakter, Maju, dan Berkelanjutan.

"Mari kita sukseskan seluruh Program Unggulan Pemerintah Kabupaten Pasaman sebagai bagian dari ikhtiar bersama mewujudkan Pasaman Bangkit yang berkarakter, maju, dan berkelanjutan," pungkasnya. (Tim)

Bagikan ke Jejaring Sosial